Tuesday 8 November 2016

[Review] : Macaroni Ngehe (Beli Online)


Beberapa waktu yang lalu ada seorang temen BBM yang pamer macaroni ngehe, katanya dapet oleh - oleh dari sahabatnya yang kerja di Jogja, selang beberapa minggu salah seorang temen SMP juga masang DP antrian panjang membeli macaroni Ngehe. Berawal dari penasaran tersebut, akhirnya saya search di google mengenai macaroni ngehe tersebut. Sayangnya popularitas website macaroni ngehe masih kalah dengan akun - akun pribadi yang mereview produk ini. Karena merasa kurang puas dengan hasil pencarian di google akhirnya saya beralih mencarinya di akun instagram, dan benar saja di akun instagram ini informasi yang disampaikan lebih lengkap dan lebih memudahkan saya mendapatkan informasi, dari akun instagram ini pula saya bisa menemukan website resmi macaroni ngehe.

Akun instagram makaroni ngehe

Setelah stalking - skalking akun instagram, ternyata macaroni ngehe ini bisa di order secara online, setelah mikir panjang lebar dan memperhitungkan banyak hal, akhirnya saya memutuskan untuk beli online. Sebenernya sayang ongkirnya sih, tapi mau gimana lagi, namanya juga penasaran.

Baca Juga : Segernya soto sapi Mbok Tumpuk Temanggung

Produk


Berdasarkan info dari chat sama neng mimin, akhirnya saya tahu aneka produk yang dijual di makaroni ngene ini, yaitu :

- Makaroni kering
- Bihun goreng
- Mixed ( makaroni & bihun )
- Mie Kriuk

Untuk varian rasa asin gurih, makaroni ngehe menyediakan 5 level rasa pedas, yaitu :
1. Kadeudeuh bu omay (asin gurih)
2. D'cuekin pa zaenal ( pedes dikit)
3. Ciwit bu tina (pedas sedang )
4. Kepret pa endang (pedes)
5. Pitnah bu lilis (pedes banget)

Sedangkan untuk varian rasa keju dan balado hanya disediakan 3 level pedas, yaitu :
1. Original keju
2. Keju pedas sedang
3. Keju pedas banget

Entah kenapa produk yang disampaikan sama mimin hanya itu, padahal setahu saja (berdasarkan informasi dari instagram) ada produk otak - otak juga lho, tapi entahlah.

Harga


Untuk harga makaroni ngehe ini  tidak terlalu mahal menurut saya, masih aman untuk kantong mahasiswa atau pelajar.

Untuk harga varian mahe asin gurih pedas hanya seharga  :
1 bungkus Rp. 6.000
1 topless Rp. 22.000

Sedangkan untuk harga varian mahe keju dan balado pedas seharga : 
1 bungkus Rp. 7.000
1 toples Rp. 24.000

Harga tersebut merupakan harga online ya, ga tau kalau beli langsung, dan harga sudah termasuk pajak 10%.

Baca Juga : Gyant steak Magelang, rasa bintang lima, harga kaki lima

Cara Pemasanan


Untuk pemesanan bisa chat mimin ngehe ke nomor 0821-6666-4343 (whattsapp), awalnya saya menyanyakan tentang berapa mininum pembelian agar bisa beli online, sayangnya si mimin hanya membalas dengan format pesanan, tanpa ada basa - basi sama sekali, yah gagal deh mau PDKT sama miminnya (Hikz)...

Karena saya malas dengan jawaban si mimin yang terlampau serius dan formal, akhirnya saya memutuskan untuk langsung pesan saja dengan cara mengisi format yang dikirim mimin dan saya kirim balik. Saya memesan 1 toples makaroni kering level 5 dan 1 bungkus bihun level 5. Dan sekali lagi saya mendapatkan balasan untuk mentransfer, masih dengan bahasa formal. Karena merasa nominal yang harus dibayarkan terlampau mahal (awalnya saya menyangka produk dikirim dari Jogja, ternyata dikirim dari Jakarta), akhirnya saya chat untuk menanyakan rinciannya, tapi saya dicuekin lagi, WA Saya hanya di read (Hikz.. hikz). Keesokan harinya saya chat ulang si mimin menanyakan nomor resi, tapi masih sama dengan jawaban kemarin, jawaban formal. Ya sudaahlah, mungkin saya yang terlalu berharap.

Oh iya, untuk minimal order supaya barang bisa dikirim adalah 5 bungkus atau 1 toples 1 bungkus ya.

Citarasa


Kemarin saya beli 2 varian rasa, makaroni kering level 5 (pitnah bu lilis) dan bihun goreng level 5 juga (pitnah bu lilis). Entah apa maksud penamaan produk yang aneh tersebut, tapi jujur saya agak kesulitan menyebutnya, maklum ilat njowo. Karana saya hanya mencicip 2 produk saja, maka otomatis saya juga hanya akan mereview 2 produk saja.

1. Makaroni Kering Level 5 (Pitnah Bu Lilis).


Makaroni Ngehe
Dilihat dari bentuknya, sepertinya produk tidak asing, saya sering membeli makaroni kering seperti ini di warung sebelah rumah saya, biasanya di packing kecil seharha 500-an rupiah, rasanya kriuk dan lumayan pedas, berbeda dengan makaroni ngehe ini teksturnya cenderung lebih keras, seperti makaroni kelan (digoreng dengan minyak yanag belum panas, sehingga makaroni keras dan tidak mengembang), tapi kurang tau juga teknik penggorengan sebenarnya, saya hanya ngarang.

Baca Juga : Mencicip kuliner di Omah Londo Temanggung

Rasa pedasnya nampol (sangat pedas), saya kepedesan makan makaroni ngehe ini, padahal level pedas saya lumayan tinggi, dan yang saya dari makaroni ini adalah pedas cabai, bukan pedas merica (saya kurang pedas merica, karena panas dibibir). Sayangnya rasanya terlalu gurih, sehingga saya kurang menikmati ketika harus dimakan langsung, saya lebih suka memakannya sebagai taburan nasi atau mie.

2. Bihun Goreng Level 5 (Pitnah Bu Lilis).


Bihun Goreng

Seperti halnya makaroni ngehe tadi, bihun goreng ini memiliki citarasa yang hampir sama yaitu asin, gurih, dan ekstra pedas. Sayangnya bihun goreng ini terlampau asin dan gurih, sehingga terasa after taste pahit yang mengakibatkan tenggorokan saya sakit. 

Sebenarnya makanan ini sangat unik, karena merupakan makanan jadul dan sudah jarang ditemukan, sayangnya saya salah membeli level, sehingga kurang menikmati, saya hanya bisa memakannya saat dicampur dengan nasi hangat, okedeh mungkin besok kalau order lagi harus down level nih. Hehe...

Kelebihan dan Kekurangan.


Kebelihan 

1. Fast Respon, kalau WA.nya pas jam order yang ditentukan langsung dibales lho... suka banget.
2. Packaging yang menarik, selalu ada branded disetiap kemasannya, jadi yang kecilpun ada sablonnya, sayangnya kalau kemasan yang kecil disteples deh kayaknya (agak - agak lupa).
3. Bisa milih level pedas.
4. Packingnyaa rapi bangeet.
5. Rasa macaroni keringnya lumayan endess.

Kekurangan 

1. Komunikasi mimin kurang ramah dan komunikatif.
2. Kurang cocok sama rasa bihun gorengnyaa.
3. Rasanya terlalu gurih.

Repeat Order?

Yes for Makaroni keringnya, and No for bihun gorengnya.


10 comments:

  1. Gambar makaroninya menggoda :')
    Dan nama level pedesnya juga unik. Itu beneran namanya gitu?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hay Mbak Sevia,,

      Iyaa, kalo hihat gambarnya jadi kepengen beli lagii (hikz)
      Nama pedesnya unik banget, itu nama asli lhoo say, tapi aku malah kesulitan ngapalinnya (emangnya ulangan pake ngapalin segala), hehe

      Delete
  2. Paling suka sama makaroni gini. Suka nggak sadar aja ngemilin ini lagi nonton tau-tau abis hihi

    ReplyDelete
  3. Suka juga ngemilin makaroni ngehe ini ga tanggung2..langsung level 10
    Heheehhe

    ReplyDelete
  4. wahh varian rasanya banyak juga ya, apalagi level kepedasannya bisa milih..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya donk., bisa sesuaikan lidah masing - masing.

      Delete
  5. ah aku juga baru beli nih mau cobain makaroni basahnya.. ntar aku ikut review juga ah ahaha

    heyyyyyjudeeeee.wordpress.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ditunggu reviewnyaa say, aku pengen nyobain yang basah juga, tapi ga bisa yaa delivery yaa :(

      Delete